in

Bajakah berawal dari riset tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya

Viralnya pembahasan Bajakah berawal dari riset tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tentang tanaman langka ini bisa dijadikan obat kanker. Karena riset itu, mereka menjuarai ajang kompetisi Life Science di Seoul, Korea Selatan.

Dalam riset ini, ketiga peneliti remaja itu menggunakan dua ekor mencit atau tikus kecil berwarna putih (mus cumulus). Sebelumnya tikus itu diinduksi zat pertumbuhan sel tumor atau kanker.

Sel kanker kemudian berkembang di tubuh tikus, dengan ciri banyaknya benjolan pada tubuhnya. Setelah diberikan cairan kayu Bajakah, tikus tersebut terselamatkan.

Adanya penelitian tersebut membuat masyarakat ikut membahas kebenarannya. Sebagian orang percaya dengan Bajakah yang bisa jadi obat kanker.

Dengan kemunculan kabar itu, membuat sebagian orang langsung percaya. Sayangnya, dari beberapa peneliti yang profesional belum percaya dengan khasiat tersebut.

Peneliti LIPI Dr Andrea Agusta mengatakan, walau hasil risetnya mendunia, sayangnya penelitian tersebut masih setingkat level SMA. Para peneliti remaja itu harus benar-benar membuktikan risetnya agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran. “Penelitian mereka saya yakin belum memenuhi kriteria sebuah riset ilmiah. Karena tergolong masih riset ilmiah tingkat remaja,” ucap Andrea saat dihubungi Okezone lewat pesan singkat, Jumat (16/8/2019). Dia menegaskan, di luar negeri level penelitian seperti itu masih dalam taraf pembentukan karakter anak. Mereka jelas butuh pendampingan untuk penelitian lebih lanjut. “Yang perlu diingat walaupun tumbuhan itu viral, kriteria risetnya masih minim. Butuh riset lebih lanjut,” bebernya.

Sebelumnya juga disebutkan bahwa Bajakah punya kandungan senyawa berupa fenolik, steroid, tannin, alkaloid, saponin, terpenoid, hingga alkaloid. Itu merupakan senyawa aktif antioksidan yang berlimpah, sehingga membuatnya mampu menjadi penawar radikal bebas, terutama pencegah kanker.

Source:

Report

What do you think?

Written by Viralch info

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact me.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Calon Pengantin di Maros Tewas Sehari Jelang Ijab Kabul

Nabung dari SMP, Siswi SMA di Pekalongan Beli Motor Juta Pakai Uang Koin Sebanyak 2 Karung