in

Mengenal Sosok Ir. Sutami Menteri Pekerjaan Umum yang Sederhana

Mengenal Sosok Ir. Sutami
Ir. Sutami atau Soetami (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 19 Oktober 1928 – meninggal di Jakarta, 13 November 1980 pada umur 52 tahun) adalah seorang insinyur sipil yang pernah menjabat Menteri Pekerjaan Umum Indonesia.

Ia sudah menjadi Menteri sejak tahun 1964 pada Kabinet Dwikora I masa pemerintahan Presiden Soekarno sebagai Menteri Negara diperbantukan pada Menteri Koordinator Pekerjaan Umum dan Tenaga untuk urusan penilaian konstruksi hingga tahun 1978 pada Kabinet Pembangunan II masa pemerintahan Presiden Soeharto selama 13,5 tahun.

Ir. Sutami adalah Menteri Pekerjaan Umum ‘terlama’ dengan masa jabatan selama 12 tahun pada 6 kabinet dihitung sejak menjabat Menteri Koordinator Kompartimen Pekerjaan Umum dan Tenaga pada Kabinet Dwikora II (22 Februari 1966).

Ir. Sutami yang membantu menghitung konstruksi bangunan Gedung MPR/DPR adalah lulusan Teknik Sipil ITB tahun 1956[2]:170, sudah terkenal cerdas sejak menempuh pendidikan dasar dan menengah di Solo, salah satunya di SMA Negeri 1 Surakarta.

Ketika menjadi Direktur Hutama Karya (1961-1966), ia menjadi pimpinan pusat proyek pembangunan Jembatan Ampera di Sungai Musi, Palembang.

Dia juga memelopori penggunaan konstruksi beton pratekan saat membangun Jembatan Semanggi. Menteri PU dan Tenaga Listrik pada 1973-1978 ini lahir pada 1928 dan tutup usia pada 13 November 1980.

Namanya diabadikan Malang> sebuah waduk di Kabupaten Malang juga di Mbay kabupaten Nagekeo yakni Bendungan Ir Sutami. (id.wikipedia.org/wiki/Sutami)

Siapa Ir. Sutami ? Ini Kisah Teladan Ibarat Permata di Balik Lumpur 😉

Satu satunya menteri yang paling termiskin di bumi ini sampai hari kiamat nanti, karena Sutami adalah manusia yang langka, berpengetahuan, Jujur dan Amanah.

Jika hari lebaran tiba,
para tamu pun bersilaturahmi. Namun betapa terkejutnya mereka saat menginjakkan kaki di rumah Menteri Sutami. Bukan kemewahan yang ada, namun rumah sederhana yang atapnya bocor di mana-mana.

Padahal sebagai pejabat negara yang menangani proyek-proyek besar, Menteri Sutami bisa saja hidup bergelimang kemewahan.

Contohnya menteri menteri dan Gubernur sekarang Ini semuanya memiliki Rumah mewah, mobil mewah dari hasil di luar Gaji karena mereka tidak memiliki Sipat Jujur dihatinya.

Sosok Sutami ini
Sangat pendiam dan sederhana.

Rumahnya beralamat di Jl. Imam Bonjol, beliau membeli rumah secara mencicil dan baru lunas menjelang pensiun. Tak pernah ia menggunakan fasilitas negara di luar pekerjaannya. Saat pensiun, semua ia kembalikan, termasuk mobil dinasnya.

Seorang pengusaha pernah ingin memberinya mobil karena tahu mobil dinas Sutami akan dikembalikan. Namun sang Menteri menolak dengan halus. Ia memilih meminta diskon sedikit dan membayar mobil itu.

Sebagai insinyur sipil
Lulusan Institut Teknologi Bandung, ia sangat menyukai pekerjaan lapangan. Wartawan kerap memanggilnya ‘Menteri yang tidak punya udel’.

Sutami mampu jalan kaki
puluhan kilometer untuk meninjau daerah terpencil. Jika ada ojek, ia naik. Jika tidak ada, maka menteri sederhana ini akan berjalan kaki hingga bertemu masyarakat sekitar. Dialah satu satunya menteri sepanjang zaman sebagai orang yang paling Terjujur dan mengerti tentang Akhirat.

Di masa Orde Baru,
Sutami menjadi sosok di balik suksesnya transmigrasi dari Pulau Jawa ke beberapa titik yang ada di Pulau Sumatera. Program transmigrasi tersebut dilakukannya dengan sangat mulus.

Ia memindahkan penduduk dari Pulau Jawa dengan menggunakan pesawat supaya lebih cepat.

Sutami dengan Bung Hatta
selama masa hidupnya, Ia telah dilantik sebanyak delapan kali sebagai seorang menteri di tiga kabinet yang berbeda.

Seluruh Menteri yang ada di seluruh Dunia ini,Tidak bakal ada yang mampu untuk meniru dirinya Yang Jujur, Amanah dan Takut kepada Allah SWT. Dialah satu satunya menteri yang mengerti tentang Urusan di Akherat.

Report

What do you think?

Written by Helloguys

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact me.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Detik-Detik Syahadat KAKAK koh Felix

Santri Ponpes Husnul Khotimah Asal Kalimantan Korban Penusukan Di Kota Cirebon